18/06/2024

Apa itu subdural hematoma?

Subdural hematoma adalah kondisi medis yang terjadi ketika darah mengumpul di ruang antara lapisan otak yang disebut duramater dan lapisan otak yang lebih dalam, yang disebut araknoid. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh trauma kepala, seperti cedera akibat kecelakaan atau benturan yang menyebabkan pembuluh darah pecah dan darah bocor ke ruang subdural.

### **Proses Terjadinya Subdural Hematoma:**
1. **Trauma Kepala:**
Subdural hematoma umumnya terjadi akibat trauma kepala. Ini bisa disebabkan oleh kecelakaan mobil, jatuh, atau cedera kepala lainnya.

2. **Pecahnya Pembuluh Darah:**
Trauma menyebabkan pecahnya pembuluh darah di sekitar otak. Pendarahan ini terjadi di antara duramater (lapisan keras di sekitar otak) dan araknoid (lapisan otak yang lebih dalam).

3. **Pengumpulan Darah:**
Darah yang bocor kemudian mengumpul di ruang subdural, membentuk hematoma atau kantong darah. Kantong darah ini menempati ruang antara lapisan otak, menciptakan tekanan tambahan di dalam tengkorak.

4. **Tekanan pada Otak:**
Hematoma yang terbentuk dapat memberikan tekanan pada otak. Peningkatan tekanan ini dapat menghambat fungsi otak normal dan menyebabkan gejala yang bervariasi.

### **Jenis-jenis Subdural Hematoma:**
1. **Akut:**
Subdural hematoma akut terjadi dengan cepat setelah cedera kepala dan gejalanya muncul dalam beberapa jam atau hari. Kondisi ini biasanya memerlukan penanganan segera.

2. **Subakut:**
Subdural hematoma subakut berkembang lebih lambat, dan gejalanya mungkin muncul dalam rentang waktu beberapa hari hingga beberapa minggu setelah cedera kepala.

3. **Kronis:**
Subdural hematoma kronis seringkali berkembang secara perlahan, dan gejala mungkin tidak muncul hingga beberapa minggu atau bahkan bulan setelah cedera kepala. Kondisi ini dapat terjadi pada orang yang mungkin telah mengalami cedera kepala ringan.

### **Gejala Subdural Hematoma:**
Gejala subdural hematoma dapat bervariasi, tergantung pada seberapa besar hematoma, seberapa cepat berkembang, dan area otak yang terkena. Gejala umum meliputi:
– Sakit kepala parah.
– Kelemahan atau kesulitan koordinasi.
– Perubahan perilaku atau kepribadian.
– Kehilangan kesadaran.
– Mual dan muntah.
– Pupil mata yang berbeda ukurannya.
– Kejang.

### **Penanganan dan Pengobatan:**
Penanganan subdural hematoma seringkali melibatkan tindakan medis segera, seperti pemasangan kateter untuk mengeluarkan darah, atau tindakan bedah untuk mengangkat hematoma yang lebih besar. Obat-obatan dan pemantauan terus-menerus juga mungkin diperlukan selama proses pemulihan.

Kemungkinan pemulihan penuh dari subdural hematoma tergantung pada berbagai faktor, termasuk ukuran dan jenis hematoma, waktu penanganan medis, dan kondisi kesehatan umum pasien. Pemulihan dapat memerlukan perawatan jangka panjang dan rehabilitasi untuk mengembalikan fungsi otak dan mengatasi dampak cedera kepala. Penting untuk segera mencari bantuan medis jika terjadi cedera kepala yang signifikan atau jika gejala subdural hematoma muncul.