18/07/2024

Penyebab uretritis

Uretritis adalah peradangan atau infeksi pada uretra, saluran yang membawa urin dari kandung kemih ke luar tubuh. Penyebab uretritis dapat dibagi menjadi infeksius dan non-infeksius, dengan berbagai mikroorganisme dan faktor lain yang dapat memicu kondisi ini. Berikut adalah penjelasan rinci mengenai penyebab uretritis:

Penyebab Infeksius

  1. Bakteri
    • Neisseria gonorrhoeae: Ini adalah bakteri yang menyebabkan gonore, sebuah infeksi menular seksual (IMS). Gonore adalah salah satu penyebab utama uretritis pada pria, dan gejalanya seringkali lebih parah dibandingkan uretritis yang disebabkan oleh bakteri lain.
    • Chlamydia trachomatis: Bakteri ini menyebabkan klamidia, IMS yang sangat umum. Klamidia seringkali tidak menunjukkan gejala pada awalnya, tetapi dapat menyebabkan uretritis jika tidak diobati.
    • Mycoplasma genitalium: Bakteri ini juga merupakan penyebab uretritis non-gonokokal (NGU) yang semakin diakui dalam beberapa tahun terakhir.
    • Ureaplasma urealyticum: Bakteri ini juga dapat menyebabkan NGU dan sering ditemukan bersama dengan infeksi klamidia.
    • Escherichia coli: Bakteri ini umumnya ditemukan dalam saluran pencernaan tetapi dapat menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK) dan uretritis, terutama pada wanita.
  2. Virus
    • Herpes Simplex Virus (HSV): HSV tipe 1 dan tipe 2 dapat menyebabkan uretritis. Infeksi herpes biasanya ditandai dengan lepuhan atau luka di daerah genital selain gejala uretritis.
    • Human Papillomavirus (HPV): Beberapa tipe HPV yang menyebabkan kutil kelamin juga dapat menyebabkan iritasi dan uretritis.
  3. Jamur
    • Candida spp.: Infeksi jamur seperti kandidiasis dapat menyebabkan uretritis, terutama pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah atau pada mereka yang menggunakan antibiotik jangka panjang.

Penyebab Non-Infeksius

  1. Iritasi Kimia
    • Produk kebersihan yang keras seperti sabun wangi, deterjen, atau spermisida dapat menyebabkan iritasi pada uretra dan memicu uretritis. Produk-produk ini dapat mengganggu keseimbangan normal mikroorganisme di daerah genital dan menyebabkan peradangan.
  2. Trauma atau Cedera Fisik
    • Prosedur medis seperti kateterisasi uretra atau pemeriksaan sistoskopi dapat menyebabkan cedera pada uretra, yang kemudian dapat menyebabkan uretritis. Trauma akibat aktivitas seksual yang intens atau masturbasi yang kasar juga dapat menyebabkan peradangan.
  3. Reaksi Autoimun
    • Beberapa kondisi autoimun dapat menyebabkan uretritis sebagai bagian dari sindrom yang lebih luas, seperti sindrom Reiter, yang melibatkan arthritis, konjungtivitis, dan uretritis.
  4. Penyakit Menular Seksual Lainnya
    • IMS lainnya, seperti trikomoniasis, dapat menyebabkan gejala uretritis. Trikomoniasis disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis dan seringkali mempengaruhi wanita, tetapi juga dapat menyebabkan uretritis pada pria.